|
Bandar Udara Sepinggan Balikpapan merupakan bandar
udara
ke-4 terbesar dari 13 bandara yang dikelola PT. Angkasa Pura I. Dengan
posisi yang strategis dikawasan Indonesia Bagian Tengah, maka diharapkan
bandara ini dapat menjadi penghubung kawasan Indonesia Bagian Barat
dengan kawasan Indonesia Bagian Timur. Dengan posisi yang strategis dan
didukung oleh potensi alam Kalimantan Timur sehingga menjadi daya tarik
bagi para pelaku bisnis dan wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Keberadaan Bandar
Udara Sepinggan diharapkan akan dapat mendorong pertumbuhan perekonomian
di Kalimantan Timur dan wilayah Kalimantan lainnya.
Beberapa penghargaan tingkat Nasional telah
diterima oleh Bandar Udara Sepinggan Balikpapan atas prestasi dalam
pemberian pelayanan bagi pengguna jasa penerbangan, antara lain:
-
Piagam Penghargaan "Abdi Satya Bhakti" dari
Presiden RI ( Th.1996)
-
Piala "Abdi Satya Bhakti" dari Presiden RI
(Th.1997)
-
Penghargaan "Perusahaan dengan Kecelakaan Nihi"
(Zero Accident Award) dari Presiden RI (Th.2003)
-
Piagam "Citra Pelayanan Prima" dari Departemen
Perhubungan RI (Th.2003)
-
Piagam "Pelayanan Prima Pratama" dari
Departemen Perhubungan RI (Th.2004)
|

I B G Winaya, SH.
(General Manager)
|
|
Dari hasil yang telah dicapai, semua ini tentunya masih belum mencerminkan bahwa kinerja pelayanan yang diberikan telah
memuaskan bagi seluruh pengguna jasa bandara. Yang paling utama adalah
bagaimana upaya yang akan dilakukan untuk mempertahankan kinerja yang
telah dicapai, dan
terus memberikan pelayanan yang lebih baik lagi pada masa
mendatang. Dengan tetap memberikan pelayanan yang berorientasi pada
keselamatan,
keamanan dan kelancaran serta
kenyamanan.
Rencana pengembangan pada lahan-lahan yang
tersedia disekitar bandara terus dilaksanakan, antara lain hotel
transit, business center, pusat informasi investasi, warehousing,
meeting room, restoran dan mini market termasuk pengembangan terminal
penumpang dan perpanjangan landasan pacu (Runway). Sedangkan pada lahan
seluas 70.000 m2 disekitar pantai di selatan Bandara Udara dapat pula
dikembangakan menjadi lapangan golf, cotteges, pantai wisata dan
lain-lain. Untuk mencapai semua itu tentunya tidak terlepas dari
partisipasi dan dukungan Sumber Daya yang ada di Bandara Sepinggan dan
seluruh warga Balikpapan serta masyarakat Kalimantan Timur.
|