|
Dari Tribun Kaltim
Selasa, 30
November 2005
779 Calhaj Asal Balikpapan
Dilepas
Balikpapan, Tribun- Walikota Balikpapan H
Imdaad Hamid SE meminta kepada seluruh jemaah calon haji (Calhaj)
yang berangkat ke Tanah Suci Mekkah menjaga nama baik Indonesia,
khususnya Kota Balikpapan. "Jemaah haji selain membawa nama
Indonesia juga kota Balikpapan. Saya berharap para calhaj bisa
menjaga nama baik kota kita," ujar Imdaad saat melepas 779 calhaj
asal Balikpapan di Masjid Istiqomah, Selasa (30/11).
Citra jemaah calhaj Indonesia selama ini
dikenal teratur dan tertib. Janganlah citra baik tersebut tercoreng
karena perilaku jemaah yang tidak baik. Selama menjalani ibadah haji,
kata Imdaad, para calhaj asal Balikpapan harus saling bekerjasama
dalam kelompok masing-masing.
"Saat menjalani ibadah haji tentunya akan
banyak cobaan, namun saya harap para calhaj tetap bersabar. Cobaan
memang selalu datang menguji kita, " ujar Imdaad. Para calhaj juga
diimbau selalu memperhatikan kesehatannya, agar saat menjalani
rangkaian ibadah haji dapat melaksanakan dengan baik dan khusuk.
Kepada petugas haji hendaknya bisa memberikan
pelayanan yang baik kepada para jemaah calhaj. "Saya mendapat
informasi saat ini di Kota Madinah memasuki musim dingin, sehingga
para calhaj harus menjaga kesehatannya. Begitu pula dengan petugas
kesehatan," ungkapnya.
Dalam sambutannya, Imdaad menyampaikan
permohonan maaf karena saat pemberangkatan haji kloter pertama nanti
tidak bisa hadir. Pada saat bersamaan Walikota menerima penghargaan
Balikpapan sebagai kota sehat. Kepala Kantor Departemen Agama Kota
Balikpapan Abdul Samad Dullah mengatakan, tahun ini Balikpapan
memberangkatkan 779 calhaj.
Dari jumlah tersebut delapan calhaj di
antaranya berasal dari luar Balikpapan. "Jemaah haji diberangkatkan
dalam empat kloter," ungkapnya. Jemaah kloter pertama masuk ke
Embarkasi Batakan tanggal 7 Desember, dan diberangkatkan dari
Bandara Sepinggan, 8 Desember.
(m2) Side Bar : Bersih-bersih Embarkasi KEPALA
Kantor Departemen Agama (Depag) Kota Balikpapan H Abdul Samad Dullah
meminta kepada seluruh keluarga besar Depag ikut kerja bakti
bersih-bersih embarkasi haji. Kegiatan ini dilaksanakan, Sabtu
(3/12) besol. "Tidak hanya staf dan karyawan depag yang akan
melakukan ikut kerja bakti bersih-bersih.
Kami juga akan dibantu siswa madrasah di
sekitar Batakan," ungkapnya. Kegiatan bersih-bersih ini dilaksanakan
untuk memberikan kenyamanan para jemaah calon haji yang akan
menginah di embarkasi sebelum berangkat ke tanah suci. Dikatakan
Samad, kerja bakti ini dilakukan karena dana opersional dari
pemerintah pusat untuk pemeliharaan embarkasi tidak mencukupi.
"Dana yang diperoleh dari daerah untuk
operasional embarkasih haji tidak memadai," ujarnya. Samah
menambahkan, bagaimana mau melaksanakan operasional di embarkasi
jika dananya kurang. Untuk itu, jajaran depad akan melakukan
kegiatan bersih-bersih embarkasi sebelum para jemaah haji masuk.(m2)
.
|