Dari Tribun Kaltim

Selasa, 29 November 2005

 

Garuda Batasi 30 Kilogram

 

UNTUK melayani penerbangan CJH asal Kaltim, manajemen Garuda Indonesia menyiapkan satu armada jenis B767-300. Pesawat ini berkapasitas 325 seats. Armada ini nantinya mengangkut 21 kelompok terbang (kloter) CJH mulai 8 Desember 2005 hingga 12 Januari 2006.

District Manager Garuda Indonesia Cabang Balikpapan, A Syarifuddin mengungkapkan, selain mengangkut CJH asal Kaltim melalui Bandara Sepinggan Balikpapan, Garuda Indonesia juga memberangkatkan CJH asal Sulteng sebanyak tujuh kloter dari embarkasi yang sama. Persiapan penerbangan ini, jelasnya, sesuai standar penerbangan internasional. Khusus barang bawaan, manajemen Garuda mengingatkan para CJH agar tidak membawa barang yang beratnya melebihi batas toleransi.

"Kami hanya beri toleransi barang bawaan 30 kilogram dan 5 kilogram untuk barang yang bisa ditenteng. Ini demi keselamatan bersama. Sebab pesawat dengan kelebihan muatan membahayakan keselamatan penerbangan," tegasnya.

Mengenai kebutuhan makanan dan minuman selama penerbangan, Garuda Indonesia melalui anak perusahannya ACS (Aero Catering Services) telah menyiapkan dua mean meal dan satu snack. General Manager Aerowisata Catering Services (ACS) Balikpapan SY Haris mengungkapkan, menu yang disediakan bagi para CJH disesuaikan dengan standar yang telah ditetapkan oleh Departemen Agama. Untuk pelayanan selama di asrama haji, ACS telah menyiapkan 70 petugas.

Sementara PT PAP I Sepinggan Balikpapan menyatakan, siap menyukseskan pelaksanaan ibadah haji tahun 2005. Angkasa Pura nantinya menempatkan lima petugas di asrama haji. "Selain itu kami juga akan mengoperasikan dua unit X-Ray bagasi dan penumpang.

Direncanakan H-2 telah siap,"kata Manager Operasi Bandara (MOPB) Sepinggan Balikpapan, H Sumarno. Selain itu, PKPPK Sepinggan Balikpapan akan mengubah formasi jadwal kerja anggotanya dari empat shift menjadi tiga shift. Hal ini dilakukan mengingat besarnya armada pengangkut CJH yang digunakan.

Sedangkan untuk melayani PJP2U, unit komersial telah menyiapkan dua petugas khusus untuk melayani pembayaran PJP2U sebesar Rp. 40.000, tambahnya. (bam).