Banner
Banner
Sejarah Bandara Sepinggan
Profile Perusahaan PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Thursday, 09 December 2010 13:50

Bandar udara Internasional  Sepinggan Balikpapan merupakan badan usaha milik negara (BUMN) di sektor perhubungan yang bergerak di bidang jasa pelayanan navigasi penerbangan dan pelayanan jasa kebandara udaraan yang mempunyai visi menjadi pintu gerbang udara untuk kegiatan bisnis dengan layanan prima yang berwawasan lingkungan

Sejak tahun 1995 Bandar Udara Internasional Sepinggan ditetapkan sebagai bandara embarkasi haji yang ke 5. frekuensi penerbangan yang padat,arus penumpang dan kargo terus meningkat maka Bandar Udara Internasional Sepinggan merupakan salah satu Bandara tersibuk.

Frekuensi penerbangan tahun 2011 datang dan berangkat sebanyak 63.466 pesawat realisasi tahun 2012 sebesar 73.295 pesawat meningkat 9.829 pesawat atau 13,41%,dan rata-rata per hari mencapai 204 penerbangan datang dan berangkat.

Pertumbuhan arus penumpang terus meningkat dari tahun ke tahun, pada tahun 2011 jumlah penumpang domestik dan internasional sebesar 5.679.426 orang, realisasi jumlah penumpang domestik dan internasional  tahun 2012 sebesar 6.594.460 meningkat 915.034 orang atau 13,87 % dan rata perhari sekitar 18.317 orang.

Demikian juga angkutan kargo bongkar dan muat setiap tahun meningkat, jumlah angkutan kargo tahun 2011 sebesar 45.252 ton. realisasi tahun 2012 sebanyak 49.969 ton, meningkat 4.717 ton atau 9,43 % dan rata- rata sebesar 139 ton.

Beberapa penghargaan tingkat Nasional telah diterima oleh Bandar Udara Sepinggan Balikpapan atas prestasi dalam pemberian pelayanan bagi pengguna jasa penerbangan, antara lain:

  • Piagam Penghargaan "Abdi Satya Bhakti" dari Presiden RI ( Th.1996)
  • Piala "Abdi Satya Bhakti" dari Presiden RI (Th.1997)
  • Penghargaan "Perusahaan dengan Kecelakaan Nihil" (Zero Accident Award) dari Presiden RI (Th.2003)
  • Piagam "Citra Pelayanan Prima" dari Departemen Perhubungan RI (Th.2003)
  • Piagam "Pelayanan Prima Pratama" dari Departemen Perhubungan RI (Th.2004 & 2005; )
  • Piagam "Pelayanan Prima Madya" dari Departemen Perhubungan RI (Th.2006)
  • Piagam "Peringkat kelima dari 12 Bandara Internasional yang memiliki toilet terbersih"
    dari Departemen Pariwisata Dan Kebudayaan RI (Th.2007)
  • Piagam "Pelayanan Prima Madya" dari Departemen Perhubungan RI (Th.2007)
  • Piagam "Perusahaan Pembayar Pajak Terbaik" dari Walikota Balikpapan Tahun 2007(Th.2008)
  • Piagam "Citra Pelayanan Prima" dari Departemen Negara Pendayagunaan Aparatur Negara RI (Th.2008)
  • Piagam "Rekayasa Sistem Operasional dan Layanan Publik Berbasis IT di Bandara Sepinggan" dari Direktur Utama PT Angkasa Pura I ( Persero) (Th 2009)
  • Bandara Award (Th 2009) 
    Kategori  Fasilitas  :Klasifikasi Bandara Terminal lama Penumpang padat kategori Pelayanan  : Klasifikasi Bandara Terminal lama Penumpang padat
  • Bandara Award (Th 2010) "Kategori Fasilitas bandara lama dan Padat Peringkat III (Tiga)
  • Bandara Award 2011 Kategori "Favorite Airport Wilayah Kalimantan"
  • Dari MenteriKebudayaan & Pariwisata 2011 " Sapta Pesona Toilet Umum Bersih di bandara Internasional/Nasional predikat VIII
  • Dari Walikota Balikpapan 2012 "Atas Kepedulian Dalam Bidang Tanggung jawab Sosial Perusahaan (CSR)
  • Dari Menteri Perhubungan 2012 " Unit layanan Jasa Terminal Penumpamg Banda Udara PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Sepinggan Balikpapan Predikat Prima Madya

Dari hasil yang telah dicapai, semua ini tentunya masih belum mencerminkan bahwa kinerja pelayanan yang diberikan telah memuaskan bagi seluruh pengguna jasa bandara. Yang paling utama adalah bagaimana upaya yang akan dilakukan untuk mempertahankan kinerja yang telah dicapai, dan terus memberikan pelayanan yang lebih baik lagi pada masa mendatang. Dengan tetap memberikan pelayanan yang berorientasi pada keselamatan, keamanan dan kelancaran serta kenyamanan.

Rencana pengembangan pada lahan-lahan yang tersedia disekitar bandara terus dilaksanakan, antara lain hotel transit, business center, pusat informasi investasi, warehousing, meeting room, restoran dan mini market termasuk pengembangan terminal penumpang dan perpanjangan landasan pacu (Runway). Sedangkan pada lahan seluas 70.000 m2 disekitar pantai di selatan Bandara Udara dapat pula dikembangakan menjadi lapangan golf, cotteges, pantai wisata dan lain-lain. Untuk mencapai semua itu tentunya tidak terlepas dari partisipasi dan dukungan Sumber Daya yang ada di Bandara Sepinggan dan seluruh warga Balikpapan serta masyarakat Kalimantan Timur

 

Last Updated on Saturday, 05 January 2013 10:38